Ketua DPRD Sukabumi Soroti Penurunan Signifikan APBD 2026 hingga Rp725 Miliar

- Admin

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

APBD Sukabumi 2026 diproyeksi turun Rp725 miliar, DPRD minta fokus pada prioritas pembangunan.

APBD Sukabumi 2026 diproyeksi turun Rp725 miliar, DPRD minta fokus pada prioritas pembangunan.

NARASI SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menanggapi proyeksi penurunan signifikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 akibat berkurangnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Berdasarkan asumsi terbaru, APBD Kabupaten Sukabumi tahun 2026 diperkirakan menyusut hingga Rp725,69 miliar atau sekitar 20,39 persen dibandingkan dengan KUA/PPAS APBD 2026. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2025, penurunan tersebut tercatat mencapai Rp631,79 miliar atau sekitar 18,23 persen.

Menanggapi kondisi tersebut, Budi Azhar menilai diperlukan langkah penyesuaian yang matang agar target pembangunan daerah tetap tercapai. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat ini.

“Saya yakin Bupati dan tim anggaran mampu menyesuaikan kondisi ini dengan target RPJMD. Yang penting, prioritas pembangunan tetap terjaga,” ujar Budi Azhar usai rapat paripurna, Rabu (1/10/2025).

Dari data eksekutif, pendapatan daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3,98 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp908,43 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp3,06 triliun.

Sementara belanja daerah mencapai Rp4,05 triliun, atau turun Rp685,69 miliar dibandingkan tahun 2025. Penurunan paling tajam terjadi pada Belanja Modal sebesar -47,91 persen dan Belanja Tidak Terduga sebesar -50 persen.

Di sisi lain, Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan sesuai dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fokus utama diarahkan pada urusan pemerintahan wajib, terutama pelayanan dasar publik agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB