Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Palabuhanratu

- Admin

Rabu, 5 November 2025 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bupati Sukabumi bersama Kapolres pimpin apel kesiapsiagaan bencana di Palabuhanratu. | Fb/Pemerintah kabupaten Sukabumi

Bupati Sukabumi bersama Kapolres pimpin apel kesiapsiagaan bencana di Palabuhanratu. | Fb/Pemerintah kabupaten Sukabumi

NARASI SUKABUMI – Polres Sukabumi menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana di Lapangan Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Sukabumi.

Apel dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Samian dan turut dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama Kapolres melakukan pemeriksaan pasukan untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan di lapangan.

Dalam amanatnya, Kapolres Sukabumi menyampaikan pesan Kapolri bahwa apel kesiapan ini digelar serentak di seluruh Indonesia guna memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana alam.

“Seluruh personel dan stakeholder harus mampu bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana demi menjamin keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga 19 Oktober 2025 telah terjadi 2.606 kejadian bencana di Indonesia, terdiri dari 1.289 banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, 4 erupsi gunung berapi, dan beberapa kejadian lainnya. Akibatnya, 361 orang meninggal dunia, 37 hilang, 615 luka-luka, serta lebih dari 5,2 juta warga mengungsi.

Selain itu, 31.496 rumah dan 887 fasilitas umum maupun perkantoran dilaporkan mengalami kerusakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memperingatkan bahwa 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak diperkirakan terjadi antara November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

BMKG juga memprediksi fenomena La Nina akan terjadi mulai November 2025 hingga Februari 2026. Meski tergolong lemah, dampaknya tetap perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan, terutama di wilayah selatan Indonesia termasuk Jawa Barat.

Bupati Sukabumi mengimbau seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat koordinasi lintas sektor.
“Kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor utama dalam penanganan bencana,” tegasnya.

Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, dan berbagai lembaga terkait diharapkan dapat memperkuat quick response terhadap setiap situasi darurat demi meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB