Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut

- Author

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program SIGAP ditutup, edukasi kesehatan anak dan pencegahan stunting di Sukabumi diharapkan terus berlanjut. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Program SIGAP ditutup, edukasi kesehatan anak dan pencegahan stunting di Sukabumi diharapkan terus berlanjut. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

NARASI SUKABUMI – Sekretaris Daerah Ade Suryaman secara resmi menutup program Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan (SIGAP) di Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/2/2026). Penutupan ditandai dengan serah terima program Keluarga SIGAP setelah berjalan selama satu tahun.

Dalam sambutannya, Ade Suryaman mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai membantu meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait upaya penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, program Keluarga SIGAP menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni kelengkapan imunisasi anak, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta pemenuhan gizi yang tepat bagi anak. Ketiga fokus tersebut dinilai selaras dengan program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Ia menambahkan, program yang telah berjalan dengan baik ini direncanakan akan dilanjutkan oleh pemerintah daerah melalui peran para kader yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan di sejumlah kecamatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masyukur Alawi menyampaikan bahwa program SIGAP memberikan dampak positif yang terlihat dari berbagai capaian di lapangan. Beberapa di antaranya adalah peningkatan cakupan imunisasi, meningkatnya kesadaran mencuci tangan pakai sabun, serta penurunan stunting yang didukung pemenuhan gizi anak.

Pihaknya berencana mengadopsi dan mereplikasi program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Di sisi lain, Project Manager Keluarga SIGAP Fransisca menjelaskan bahwa program ini dirancang agar para kader mampu berkomunikasi secara efektif dengan orang tua bayi mengenai pentingnya imunisasi, kebiasaan hidup bersih, serta pemenuhan nutrisi sesuai usia anak.

Ia berharap para kader yang telah dilatih dapat terus melanjutkan edukasi kepada para orang tua, meskipun program SIGAP secara resmi telah berakhir di Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Gelar Aksi Korve di Jalur Wisata, DLH Tekankan Gotong Royong Jaga Lingkungan
Pemkab Sukabumi Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, 28 Unit Rampung
Penguatan Birokrasi, Bupati Sukabumi Lantik 93 ASN dan Tekankan Integritas Pelayanan Publik
Bupati Sukabumi Letakkan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Hunian Pascabencana Mulai Dibangun
Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur
Pemkab Sukabumi Gelar Musrenbang 2027, Ribuan Usulan Warga Didominasi Infrastruktur Permukiman
Sekda Tekankan Peran MTA sebagai Penggerak Kinerja ASN di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Tekankan Komitmen Pelayanan ASN dalam Halal Bihalal 1447 H

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:20 WIB

Pemkab Sukabumi Gelar Aksi Korve di Jalur Wisata, DLH Tekankan Gotong Royong Jaga Lingkungan

Kamis, 2 April 2026 - 16:09 WIB

Pemkab Sukabumi Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, 28 Unit Rampung

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WIB

Penguatan Birokrasi, Bupati Sukabumi Lantik 93 ASN dan Tekankan Integritas Pelayanan Publik

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Bupati Sukabumi Letakkan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Hunian Pascabencana Mulai Dibangun

Rabu, 1 April 2026 - 19:07 WIB

Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur

Berita Terbaru