Dorong Perekonomian Warga, Desa Perbawati Kembangkan Komoditas Pertanian Unggulan

- Admin

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

NARASI SUKABUMI – Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, terus memacu pengembangan sektor pertanian sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sejumlah komoditas unggulan seperti kopi, padi, sayuran, dan pisang menjadi fokus utama pengembangan karena dinilai memiliki potensi besar dan ketersediaan melimpah di wilayah tersebut.

Kaur Perencanaan Desa Perbawati, Asep Amir Hamzah, menjelaskan bahwa keempat komoditas tersebut dipilih berdasarkan potensi alam serta sejarah pertanian yang telah lama berkembang di desa. Selain pertanian, Desa Perbawati juga memiliki potensi pariwisata karena berada di jalur wisata Pondok Halimun.

“Potensi pertanian di Desa Perbawati relatif melimpah, termasuk sektor pariwisatanya. Namun, saat ini kami memfokuskan pengembangan pada kopi, padi, pisang, dan sayuran terlebih dahulu,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Perbawati, Rabu, 4 Februari 2026.

Dari sejumlah komoditas tersebut, kopi dan padi menjadi sektor yang telah berjalan secara aktif. Pengembangannya bahkan telah melibatkan peran UMKM serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

“Kopi kami bekerjasama dengan UMKM Baru Halimun dan menghasilkan produk bernama Kopi Purbawati. Sementara untuk padi, kami melibatkan BUMDes dalam pengelolaannya,” ungkap Asep.

Kopi Purbawati, yang merupakan jenis arabika, saat ini telah dipasarkan ke sejumlah kedai kopi di wilayah Sukabumi. Proses pengolahan dilakukan mulai dari pembelian hasil panen petani hingga menjadi biji kopi siap seduh.

“Kami fokus pada pengolahan kopi. Biji kopi kami olah agar siap digunakan oleh kedai-kedai. Pasar kami masih lokal karena permintaan di Sukabumi sendiri cukup tinggi,” jelasnya.

Pemilihan jenis arabika dinilai sesuai dengan kondisi geografis Desa Perbawati yang berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut. Selain itu, mayoritas petani setempat juga telah lama membudidayakan kopi arabika.

Sementara itu, potensi padi di Desa Perbawati juga sangat besar. BUMDes kini tengah mengembangkan program pengemasan padi hasil panen petani menjadi produk beras unggulan Desa Perbawati, baik beras konsumsi maupun ketan.

“Program ini dilakukan secara bertahap hingga mencapai target menghasilkan produk pertanian yang sehat dan minim pestisida,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah desa juga aktif memberikan penyuluhan kepada para petani untuk mengurangi penggunaan pestisida dan beralih ke metode pertanian yang lebih ramah lingkungan.

“Penyuluhan rutin terus kami lakukan agar visi mewujudkan beras sehat Perbawati dapat segera terwujud,” tambahnya.

Tak hanya itu, Desa Perbawati juga berupaya menghidupkan kembali komoditas pisang Selabintana yang pernah masyhur dengan cita rasa manis dan kualitas unggul.

“Kami berkomitmen mengembangkan seluruh potensi ini agar produk Desa Perbawati semakin dikenal dan diminati masyarakat luas,” pungkas Asep.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB