Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Harga bahan pokok di PSM Palabuhanratu stabil di pertengahan Ramadan, sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Harga bahan pokok di PSM Palabuhanratu stabil di pertengahan Ramadan, sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

NARASI SUKABUMI – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Semi Modern Palabuhanratu terpantau stabil pada pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. Bahkan, beberapa komoditas utama mengalami penurunan harga meski kebutuhan masyarakat meningkat selama bulan puasa.

Kepala UPTD PSM Palabuhanratu, Uus Heriyanto melalui enumerator atau pencatat harga, Maulana menyampaikan bahwa tren harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan kestabilan memasuki pertengahan Ramadan.

“Perkembangan hari ini, kebutuhan pokok pada tren pertengahan Ramadan mulai relatif stabil. Ada beberapa komoditas yang turun,” ujar Maulana, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, harga cabai keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam yang sempat mencapai Rp30–31 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp29 ribu per kilogram.

Selain itu, harga daging sapi juga mengalami penurunan dari Rp135 ribu per kilogram menjadi Rp130 ribu per kilogram.

“Adapun komoditas lainnya masih relatif stabil dan belum menunjukkan kenaikan signifikan,” katanya.

Menurut Maulana, sejak awal Ramadan hingga saat ini kondisi harga bahan pokok di pasar tersebut masih tergolong aman dan terkendali. Ketersediaan stok juga dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pihak UPTD PSM Palabuhanratu akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga hingga menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Ia menambahkan, apabila terjadi kenaikan harga, umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi serta distribusi komoditas pangan.

“Pengawasan akan terus diperketat guna menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat hingga Lebaran,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB