NARASI SUKABUMI – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Sukabumi menyiapkan pengamanan maksimal melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026. Sebanyak 750 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik hingga libur Lebaran.
Kapolres Sukabumi, Samian, menyampaikan bahwa seluruh personel disiagakan secara optimal agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan aktivitas liburan dengan aman serta nyaman.
“Untuk pengamanan selama Hari Raya Idulfitri dan libur Lebaran, kami siagakan sekitar 750 personel gabungan dari Polres Sukabumi, TNI, serta unsur pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ratusan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis seperti pos terpadu, pos pengamanan, dan pos pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polres Sukabumi. Selain itu, petugas juga disiagakan di sejumlah simpul jalan yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.
Menurutnya, fokus pengamanan arus mudik atau H- Lebaran diprediksi terjadi di jalur utara Kabupaten Sukabumi yang menjadi lintasan utama para pemudik. Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian di antaranya Cicurug, Parungkuda, Cibadak, hingga Nagrak dan Caringin.
Selain itu, jalur menuju kawasan wisata Palabuhanratu melalui Warungkiara juga menjadi perhatian khusus petugas karena diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
“Mobilitas masyarakat di jalur tersebut biasanya meningkat menjelang Lebaran, sehingga personel akan ditempatkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas,” jelasnya.
Untuk mengurai potensi kemacetan, kepolisian juga akan memaksimalkan pengoperasian jalur fungsional Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi 3 atau Tol Bocimi yang menghubungkan Parungkuda hingga keluar di kawasan Karangtengah.
Menurut Kapolres, jalur tol fungsional tersebut diperuntukkan bagi kendaraan yang menuju Cisaat dan Kota Sukabumi sehingga dapat membantu memecah kepadatan di jalur arteri utama.
“Jadi kendaraan yang masuk ke tol fungsional diarahkan langsung menuju Cisaat atau Sukabumi Kota, tidak kembali ke arah Cibadak,” jelasnya.
Sementara itu, kendaraan yang menuju Cibadak, Warungkiara hingga Palabuhanratu akan diarahkan keluar melalui gerbang Tol Parungkuda. Pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui jalur Cikidang atau Warungkiara.
Apabila terjadi kepadatan lalu lintas, kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way di jalur wisata selatan Sukabumi.
“Jika terjadi kepadatan, akan diberlakukan one way. Jalur Warungkiara menuju Palabuhanratu, sementara jalur Cikidang digunakan untuk kendaraan yang keluar dari Palabuhanratu,” tandasnya.***






