NARASI SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam peresmian Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Kalibunder yang diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi, Senin (26/1/2026).
Peresmian IGD yang berlangsung di Gedung Puskesmas Kalibunder sekitar pukul 13.00 WIB itu dimanfaatkan DPPKB untuk menghadirkan pelayanan KB secara langsung kepada masyarakat. Melalui UPTD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk) Kecamatan Kalibunder, layanan KB dibuka dan mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyampaikan bahwa keterlibatan DPPKB dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pelayanan terpadu dengan mengintegrasikan program kependudukan dan layanan kesehatan dasar.
“Momentum peresmian IGD ini kami manfaatkan untuk mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat. Dengan pelayanan langsung di lokasi kegiatan, masyarakat menjadi lebih mudah mengakses layanan yang dibutuhkan,” ujar Eka Nandang kepada Radar Sukabumi, Rabu (28/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, DPPKB tercatat melayani sebanyak 30 akseptor KB. Rinciannya terdiri dari 20 peserta implan, 7 peserta suntik, dan 3 peserta pil. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.
Eka menambahkan, pelayanan KB tidak hanya bertujuan mengendalikan angka kelahiran, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Program KB merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Melalui keluarga yang terencana, diharapkan dapat lahir generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” katanya.
Keikutsertaan DPPKB dalam peresmian IGD Puskesmas Kalibunder ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperluas akses layanan kesehatan dan kependudukan hingga ke tingkat kecamatan. Ke depan, DPPKB berencana terus memanfaatkan berbagai kegiatan pelayanan publik sebagai sarana sosialisasi dan pelayanan KB secara berkelanjutan.***






