Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

NARASI SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Sejumlah langkah penanganan telah disiapkan, mulai dari program jangka pendek hingga rencana jangka panjang bagi warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, pemerintah daerah telah menggerakkan berbagai perangkat daerah untuk segera melakukan penanganan, khususnya dalam membantu para korban bencana.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, sejumlah langkah penanganan jangka pendek telah dilakukan, termasuk penyediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan, termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan, hingga kebutuhan mandi dan cuci,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan biaya sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah bagi korban bencana. Camat diminta menyosialisasikan agar masyarakat terdampak dapat segera mencari kontrakan,” katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi bagi warga terdampak. Namun, proses tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut sebelum direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berupaya menyediakan hunian tetap (huntap) maupun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak pergerakan tanah tersebut.

Ade Suryaman menegaskan pentingnya kolaborasi antara seluruh perangkat daerah agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif.

“Mari kita bergerak bersama. Tanpa kolaborasi, penanganan akan menjadi lebih sulit,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB