Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung

- Author

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

i

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

NARASI SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Sejumlah langkah penanganan telah disiapkan, mulai dari program jangka pendek hingga rencana jangka panjang bagi warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, pemerintah daerah telah menggerakkan berbagai perangkat daerah untuk segera melakukan penanganan, khususnya dalam membantu para korban bencana.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, sejumlah langkah penanganan jangka pendek telah dilakukan, termasuk penyediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan, termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan, hingga kebutuhan mandi dan cuci,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan biaya sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah bagi korban bencana. Camat diminta menyosialisasikan agar masyarakat terdampak dapat segera mencari kontrakan,” katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi bagi warga terdampak. Namun, proses tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut sebelum direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berupaya menyediakan hunian tetap (huntap) maupun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak pergerakan tanah tersebut.

Ade Suryaman menegaskan pentingnya kolaborasi antara seluruh perangkat daerah agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif.

“Mari kita bergerak bersama. Tanpa kolaborasi, penanganan akan menjadi lebih sulit,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Optimistis Sinergi TNI dan Pemda Semakin Solid
Desa Purwasari dan Kalapanunggal Jadi Wakil Sukabumi dalam Program “Desa Berdampak” Kemendagri 2026
Gabungan Satpol PP dan Dishub Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu
Bupati Tegaskan Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Pembangunan di Sukabumi
Lurah Palabuhanratu Bantah Terlibat Bisnis Biomasa PLTU, Tegaskan Hanya Dampingi Warga
Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Demi Perluasan Akses Layanan Kesehatan
Sekda Targetkan Sukabumi Masuk 20 Besar Nasional Penilaian Kinerja PTSP

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Optimistis Sinergi TNI dan Pemda Semakin Solid

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:59 WIB

Desa Purwasari dan Kalapanunggal Jadi Wakil Sukabumi dalam Program “Desa Berdampak” Kemendagri 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gabungan Satpol PP dan Dishub Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:01 WIB

Lurah Palabuhanratu Bantah Terlibat Bisnis Biomasa PLTU, Tegaskan Hanya Dampingi Warga

Berita Terbaru