Disperkim Kabupaten Sukabumi Wujudkan Harapan Warga dengan Mengaspal Jalan Desa Peninggalan Belanda yang Tak Pernah Tersentuh Sejak Dulu

- Admin

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Warga Erpah girang, jalan peninggalan Belanda akhirnya diaspal setelah puluhan tahun.

Warga Erpah girang, jalan peninggalan Belanda akhirnya diaspal setelah puluhan tahun.

NARASI SUKABUMI – Suasana gembira menyelimuti warga Kampung Erpah RT 18 RW 03, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, akses jalan utama menuju permukiman mereka akhirnya diaspal oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi.

Pengaspalan ini menjadi momen bersejarah bagi warga setempat, karena jalan desa tersebut untuk pertama kalinya diaspal sejak dibangun pada masa penjajahan Belanda. Proyek pengaspalan jenis lapen sepanjang 335 meter dengan lebar dua meter ini menelan biaya sebesar Rp99 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

“Kalau dari cerita orang tua di sini, ini pertama kalinya jalan diaspal sejak dibuat pada zaman Belanda. Terus terang kami warga sangat berterima kasih kepada pemerintah,” ungkap Muiz Darusalam (31), warga Kampung Erpah, Minggu (19/10/2025).

Kegembiraan warga tak berhenti di situ. Mereka bergotong royong membersihkan rumput di tepi jalan yang sedang diaspal, bahkan sepakat menjaga kualitas jalan dengan melarang kendaraan bermuatan berlebih melintas.

“Semua warga sepakat kalau ada kendaraan bawa muatan terlalu berat seperti kayu, pasti dicegat. Kami ingin jalan ini awet dan tidak cepat rusak,” ujarnya.

Muiz berharap, pemerintah terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayahnya karena masih banyak jalan desa yang rusak parah sejak puluhan tahun lalu. Ia menilai, perbaikan jalan membawa dampak besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Sebagian besar warga di sini petani. Dulu biaya angkut hasil panen mahal karena jalan rusak. Sekarang, dengan jalan bagus, kami berharap harga jual hasil tani bisa lebih baik dan ekonomi masyarakat meningkat,” tambahnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB