Pelindungan Sosial Adaptif Jadi Model Baru Penanganan Pascabencana, Sukabumi Ditunjuk sebagai Percontohan Nasional

- Admin

Kamis, 27 November 2025 - 19:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sukabumi jadi percontohan nasional penerapan Pelindungan Sosial Adaptif.

Sukabumi jadi percontohan nasional penerapan Pelindungan Sosial Adaptif.

NARASI SUKABUMI – Pemerintah pusat resmi menetapkan pendekatan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai model baru penanganan pascabencana di Indonesia. Kabupaten Sukabumi menjadi daerah pertama yang dijadikan lokasi percontohan penerapan sistem tersebut.

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyampaikan bahwa PSA tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan setelah terjadi bencana, tetapi juga mencakup antisipasi, mitigasi, hingga dukungan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar saat meninjau lokasi terdampak longsor di Desa Sukarame, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

Menko Muhaimin mengungkapkan bahwa percepatan penanganan pascabencana di Sukabumi dapat terwujud melalui kerja kolaboratif berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, filantropi, hingga kelompok perempuan.

“Momentum ini harus dijadikan dasar perencanaan Pelindungan Sosial Adaptif, sehingga pemerintah, swasta, dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih siap mengantisipasi dan memprediksi potensi bencana, khususnya di wilayah rawan,” ujar Muhaimin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa model kolaborasi di Sukabumi harus berlanjut pada penguatan sistem, bukan berhenti pada pembangunan fisik saja.

Langkah ini merupakan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Melalui PSA, pemerintah memastikan seluruh aspek penanganan terpenuhi, termasuk perlindungan sosial, administrasi kependudukan, bantuan iuran, hingga akses ekonomi agar korban bencana tidak jatuh pada kondisi kemiskinan baru.

“Model ini tidak hanya diterapkan di Sukabumi. Kita bergerak serentak di berbagai wilayah rawan bencana bersama lintas kementerian dan lembaga,” tambahnya.

Saat ini pemerintah juga tengah memberikan tanggap darurat pada wilayah lain yang terdampak bencana, seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Sumatera Barat, dan Aceh yang mengalami banjir bandang.

“Ada tahapan yang harus ditempuh: tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Semua sedang berjalan,” ujar Menko Muhaimin.

Penerapan PSA di Sukabumi kini menjadi ilustrasi nyata bahwa pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat membangun mekanisme perlindungan yang tidak hanya merespons bencana, melainkan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko di masa depan.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB