Pemkab Sukabumi Gaungkan Semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

- Admin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Aksi nyata untuk lingkungan, Sukabumi dorong 3R dan keadilan iklim. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Aksi nyata untuk lingkungan, Sukabumi dorong 3R dan keadilan iklim. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

NARASI SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggaungkan semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Momentum tersebut ditegaskan sebagai ajakan untuk mewujudkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan, terutama melalui pengelolaan sampah yang lebih baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus dimaknai melalui langkah konkret dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya darurat sampah yang saat ini menjadi tantangan bersama.

Pernyataan tersebut disampaikan Nunung pada puncak kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Sukabumi perlu menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang), sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

Nunung menjelaskan, sampah yang telah dipilah nantinya akan diolah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan sehari-hari guna menekan produksi sampah baru.

Ia juga mendorong warga untuk membiasakan membawa tempat minum dan wadah makanan sendiri saat bepergian guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi mencemari lingkungan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Sukabumi diawali dengan kegiatan korve atau kerja bakti serentak yang dilaksanakan secara masif di berbagai ruas jalan. Kegiatan tersebut difokuskan di wilayah Cisaat, Jalur Lingkar Selatan, Kadudampit, dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperluas ruang terbuka hijau.

Setelah aksi lapangan selesai dilaksanakan, jajaran dinas terkait berkumpul di Ruang Audio Visual Diarpus Cisaat yang difungsikan sebagai pusat komando virtual daerah.

Dari lokasi tersebut, peserta mengikuti pengarahan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah tidak boleh lagi hanya berfokus pada pendekatan hilir, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Ia juga mengingatkan bahwa aksi nyata di tingkat lokal memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan global. Saat ini dunia tengah menghadapi Triple Planetary Crisis yang mencakup perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran laut.

Untuk itu, pemerintah menargetkan penanaman 2 miliar pohon secara nasional sebagai salah satu langkah mitigasi perubahan iklim yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB