Sekda Sukabumi Tekankan Tiga Aspek Utama dalam Evaluasi Pupuk Bersubsidi 2025

- Admin

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sekda tekankan evaluasi pupuk bersubsidi demi swasembada pangan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Sekda tekankan evaluasi pupuk bersubsidi demi swasembada pangan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

NARASI SUKABUMI – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Evaluasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 sekaligus perencanaan program tahun 2026 di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.
Rapat ini diikuti oleh pengusaha pupuk, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan provinsi turut hadir, di antaranya Direktur Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, serta Sales Manager Jabar–Banten PT Pupuk Indonesia (Persero).

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa evaluasi pupuk bersubsidi difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu penyediaan, penyaluran, dan pengawasan. Ia menyoroti masih rendahnya tingkat penyerapan pupuk bersubsidi di lapangan meskipun alokasi dari pemerintah telah tersedia.

Sekda menekankan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian, melainkan memerlukan sinergi dengan produsen pupuk agar ketersediaannya tetap terjaga. Selain itu, pengawasan distribusi pupuk harus diperkuat untuk mencegah potensi penyimpangan, termasuk pengalihan pupuk ke wilayah lain.

Lebih lanjut, Ade Suryaman menegaskan bahwa kebijakan swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat harus didukung secara selaras oleh pemerintah daerah.

Ia meminta agar berbagai kekurangan pada tahun 2025 dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pada tahun 2026, termasuk pengembangan komoditas palawija dan hortikultura.

Pada kesempatan tersebut, Sekda bersama unsur Forkopimda juga menyerahkan penghargaan atas capaian kinerja luas tanam padi sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:19 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:01 WIB