NARASI SUKABUMI – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi mendampingi Bupati Sukabumi dalam kegiatan monitoring Program MBG 3B di wilayah Kecamatan Gegerbitung pada 5 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penguatan program strategis data dan informasi Program Bangga Kencana. Monitoring dilaksanakan guna memastikan pelaksanaan Program MBG 3B berjalan optimal sekaligus mendukung proses verifikasi data dan informasi di lapangan.
Program MBG 3B menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pengelolaan data kependudukan dan keluarga, termasuk pemutakhiran data keluarga melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Dalam kegiatan itu, Bupati Sukabumi bersama jajaran DPPKB meninjau langsung pelaksanaan program serta berdialog dengan kader, petugas lapangan, dan masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Gegerbitung.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan monitoring sangat penting untuk memastikan data yang dihimpun benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Data yang akurat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan langkah intervensi program. Karena itu, kami terus mendorong sinergi antara petugas lapangan, kader, dan pemerintah desa agar proses verifikasi serta pemutakhiran data keluarga pada SIGA dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program MBG 3B diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang tepat sasaran dan berbasis data berkualitas.
Kegiatan monitoring ini juga selaras dengan agenda Sosialisasi Program Strategis Data dan Informasi yang disampaikan melalui surat BKKBN Provinsi Jawa Barat Nomor B-431/LP.02/J10/2026 tertanggal 6 Mei 2026. Surat tersebut berkaitan dengan peningkatan kualitas pengelolaan data dan informasi Program Bangga Kencana, khususnya verifikasi data informasi MBG 3B dan pemutakhiran data keluarga pada SIGA.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kualitas data program semakin akurat, terintegrasi, dan mampu mendukung perencanaan pembangunan keluarga serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih efektif.***






