NARASI SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melalui UPT Dalduk Wilayah Kalapanunggal melaksanakan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implant bagi Keluarga Rawan Stunting (KRS) di Kecamatan Kalapanunggal.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPPKB Kabupaten Sukabumi dengan PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang Unit PLTP Gunung Salak sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pelayanan KB MKJP Implant diberikan kepada pasangan usia subur guna membantu perencanaan kehamilan yang sehat, aman, dan terencana. Langkah ini dinilai penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak, sekaligus menjadi salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa pelayanan KB merupakan bagian dari strategi pembangunan keluarga yang bertujuan menciptakan keluarga sehat, mandiri, dan berkualitas.
“Pelayanan KB MKJP Implant ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui perencanaan keluarga yang baik, diharapkan kesehatan ibu dan anak dapat lebih terjaga sehingga kualitas sumber daya manusia di masa depan semakin meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga dan kependudukan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya program keluarga berencana sebagai salah satu instrumen dalam mewujudkan ketahanan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
DPPKB Kabupaten Sukabumi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pelayanan keluarga berencana dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan guna menciptakan keluarga yang berketahanan, berkualitas, serta mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.***






